Kami sedang meningkatkan peran website E-MajalaH.Com Kami ingin memasang artikel-artikel dari lapangan dan menggunakan situs-nya untuk pembahasan isu-isu.
JAKARTA, KOMPAS.com ? Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menilai, secara umum kebijakan pendidikan sepanjang tahun 2011 masih trial and error serta hit and run. Tidak ada skema kebijakan yang matang untuk diterapkan.
Decentralized Basic Education Three (DBE3) adalah program lima tahun yang dirancang untuk menunjang peningkatan pendidikan dasar terdesentralisasi yang bermutu dan relevan di Indonesia. Sejak dicanangkan di tahun 2005, DBE3 telah bekerja bersama pemerintah daerah, sektor swasta, kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatka...
Selamat datang di situs Program Managing Basic Education (MBE), Pengelolaan Pendidikan Dasar. Salah satu tujuan penting dari homepage ini adalah menginformasikan dan membantu sekolah-sekolah yang tidak disentuh oleh program MBE (Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), Pelajaran Aktif, Kreatif, Efektif yang Menyenangkan (PAKEM) dan Peran Serta Masyarakat ...
Traditional approaches to instructional design assume that knowledge is independent of the situations in which it is learned and used. More recent research on learning in everyday situations and different cultural settings suggests the knowledge is not an independent phenomena, but situated in the activity, context and culture in which it is develo...

Selamat Datang Di Pendidikan Network (Indonesia). Kami sudah berjalan selama 14 tahun dan pada waktu kami masuk Internet di Indonesia kami hanya ingin membangun satu website untuk membantu membagi informasi ke sekolah-sekolah yang dapat akses Internet pada waktu itu (sangat sedikit). Sekarang lumayan banyak sekolah dapat mengakses Internet dan peran-nya untuk Internet sebagai sumber informasi adalah jauh lebih signifikan. Sekarang kami mempunyai lebih dari 150 nama domain dan lebih dar 70 website yang aktif.
Oleh karena jumlah website kami bertumbuh cepat tanpa dirancang dari awal, salah satu saran yang kami sering menerima adalah situs Pendidikan.Net membingungkan karena situs-nya sangat ramai link-link ke website lain, dan mereka tidak sadar bahwa situs-situs itu punya kami. Pada awal website-website lain di tempatkan dalam folder-folder di Pendidikan.Net tetapi akhirnya manajemen-nya terlalu sulit untuk dilanjutkan dan tujuan-tujuan website membutuhkan website yang mempunyai identitas sendiri supaya lebih efektif.
Sejarah Pendidikan Network...
Telah menyelesaikan dua kali dinas bersama DEPDIKNAS dalam
ranka (1) Language Technology Consultant and (2) School Development Consultant,
yang jelas ada banyak pendidik dan kepala sekolah yang sangat peduli dan ingin
meningkatkan kemampuannya dan profesionalisme. Juga banyak yang sudah
melaksanakan sesuatu di sekolahnya yang boleh disebut hebat (sangat
menguntungkan pelajarnya). Tetapi, masalahnya yang sangat merugikan negaranya
yaitu pendidik-pendidik tidak memiliki sistem berkomunikasi yang efektif. Jadi
pengalaman-pengalaman dan kemajuan di sekolah tertentu tidak disiaran dan tidak
menguntungkan sekolah lain. Jadi saya merasa yang paling penting dulu yaitu
membuat jaringan komunikasi - memberi kesempatan!
Homepage Sekolah
Menengah (http://smun.net) merupakan homepage yang pertama yang diciptakan
secara perorangan di tahun 1998. Pada akhir tahun 1998, setelah mencari lagi
secara luas pada Internet segala sumber daya yang berhubungan dengan pendidikan
di Indonesia, maka mulai jelaslah bahwa terdapat sedikit sekali informasi maupun
materi yang bermanfaat bagi pendidik atau sekolah-sekolah di Indonesia. Amat
banyak ditulis mengenai manfaat dan hebatnya Internet bagi pendidikan di
Indonesia (Hype). Akan tetapi informasi yang sungguh bermanfaat bagi sekolah
boleh dikata tidak ada di Internet. Dan yang lebih penting lagi, hampir tidak
ada sama sekali kesempatan bagi para pendidik dan yang berminat terhadap
pendidikan secara umum untuk berpartisipasi dan menyumbangkan tenaga bagi
pengembangan pendidikan (via internet).
Di tanah air Indonesia, yang
terdiri dari 17,000 pulau lebih, jalur komunikasi efektif dan partisipasi
masyarakat dalam pengembangan pendidikan masih sulit. Pendidikan.Net telah
terdaftar pada tahun 1999 karena dianggap sangat penting untuk memberikan
kesempatan bagi masyarakat secara umum untuk berpartisipasi melalui internet
dalam pengembangan pendidikan secara adil dan merata. Pencipta Pendidikan.Net
yang telah menyaksikan pengembangan yang cukup pesat di berbagai sekolah melalui
proses self-empowerment (pemberdayaan diri), percaya bahwa mutu pendidikan di
Indonesia dapat ditingkatkan dengan cepat dan secara signifikan bilamana sumber
daya manusia dan sumber daya lainnya yang sudah terdapat di Indonesia
dimanfaatkan penuh. Melalui di-desentralisasinya pendidikan dan program
pelaksanaan School-Based Management atau SBM (yaitu, manajemen berbasis sekolah
[MBS]) maka kesempatan untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia akan bertambah
besar. Akan tetapi, semua ini hanya bisa efektif jika suara masyarakat
pendidikan secara luas didengarkan dan kemandirian masyarakat secara luas pula
dapat dicapai.
Kebanyakan situs yang ditambah sejak tahun 2003 diarahkan ke
isu-isu terkait strategi-strategi mencapaikan pendidikan yang bermutu, dan
membahas kebijakan-kebijakan yang kayaknya hanya mengulangkan strategi-strategi
yang sudah lama kita menyaksikan gagal oleh karena kurang sesuai dengan
kebutuhan dan keadaan nyata di lapangan (tidak berbasis-riset), maupun
karena tingkat korupsi yang dapat menggagalkan kebijakan yang baik saja tidak
diberantaskan.
Kami baru mendaftar domain ini (hari ini 15 Jan,
2012) dan kami sedang membangun direktori ini yang akan dilengkapi dengan
informasi dan link-link ke semua situs kami, yang semoga akan memudahkan proses
mencari informasi di Pendidikan Network (Mohon Sabar!).
Salam
Pendidikan






Sekolah Bertaraf Nasional
: "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70%
sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! -
Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan
SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat
15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin
banyak sekolah yang rusak! Ref: Ambruk.Com. Pemerintah kita melakukan apa terhadap isu-isu
ini? Mereka masih mengalokasikan dana yang sangat tidak cukup untuk meratakan
standarnya sekolah-sekolah, maupun kurupsi di bidang pendidikan belum
diberantaskan (jadi berapa % dari dananya yang sampai ke tujuannya?).
Mereka juga membuat sekolah di kategori baru "Sekolah Rintisan Bertaraf
Internasional" (R/SBI). Solusi Seperti Apa Ini? - Keadilan???.


BERITA JARINGAN KITA
Pendidikan Bermutu

Metodologi Bermutu

Bertaraf Nasion'l

Jantung Sekolah Anda?

Pelajaran Berbasis-ICT?

Ilusi Atau Solusi
Situs-Situs Lain Kami




![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Pendidikan Luar Negeri


Baca Berita Setiap Hari
Salah satu tujuan Pendidikan Network adalah membantu Pelajar dan Guru di Indonesia untuk mencari informasi mengenai Perkembangan Pendidikan. Kebiasaan Membaca adalah isu yang sangat penting dan Kami memasang berita baru di website ini dengan tujuan membantu tetapi itu sangat penting bahwa anda membaca berita secara luas setiap hari. Coba membaca beberapa artikel setiap hari:








Belajar Penerbangan

E-MajalaH Online








