Pendidikan Network dimaksudkan untuk merangkum informasi yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan dan sebagai sumber umum serta jaringan komunikasi forum bagi administrator sekolah, para pendidik dan para peminat lainnya.

Mengupdate E-MajalaH Indonesia

Kami sedang meningkatkan peran website E-MajalaH.Com Kami ingin memasang artikel-artikel dari lapangan dan menggunakan situs-nya untuk pembahasan isu-isu.

Guru: Menyongsong 2012 Tanpa Gairah

JAKARTA, KOMPAS.com ? Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menilai, secara umum kebijakan pendidikan sepanjang tahun 2011 masih trial and error serta hit and run. Tidak ada skema kebijakan yang matang untuk diterapkan.

Decentralized Basic Education 3 (Inovasi Pendidikan)

Decentralized Basic Education Three (DBE3) adalah program lima tahun yang dirancang untuk menunjang peningkatan pendidikan dasar terdesentralisasi yang bermutu dan relevan di Indonesia. Sejak dicanangkan di tahun 2005, DBE3 telah bekerja bersama pemerintah daerah, sektor swasta, kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatka...

Managing Basic Education (MBE)

Selamat datang di situs Program Managing Basic Education (MBE), Pengelolaan Pendidikan Dasar. Salah satu tujuan penting dari homepage ini adalah menginformasikan dan membantu sekolah-sekolah yang tidak disentuh oleh program MBE (Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), Pelajaran Aktif, Kreatif, Efektif yang Menyenangkan (PAKEM) dan Peran Serta Masyarakat ...

Is it Time to Exchange Skinner's Teaching Machine for Dewey's Toolbox? - Teknologi Pendidikan

Traditional approaches to instructional design assume that knowledge is independent of the situations in which it is learned and used. More recent research on learning in everyday situations and different cultural settings suggests the knowledge is not an independent phenomena, but situated in the activity, context and culture in which it is develo...

Direktori Pendidikan Network


Selamat Datang Di Pendidikan Network (Indonesia). Kami sudah berjalan selama 14 tahun dan pada waktu kami masuk Internet di Indonesia kami hanya ingin membangun satu website untuk membantu membagi informasi ke sekolah-sekolah yang dapat akses Internet pada waktu itu (sangat sedikit). Sekarang lumayan banyak sekolah dapat mengakses Internet dan peran-nya untuk Internet sebagai sumber informasi adalah jauh lebih signifikan. Sekarang kami mempunyai lebih dari 150 nama domain dan lebih dar 70 website yang aktif.

Oleh karena jumlah website kami bertumbuh cepat tanpa dirancang dari awal, salah satu saran yang kami sering menerima adalah situs Pendidikan.Net membingungkan karena situs-nya sangat ramai link-link ke website lain, dan mereka tidak sadar bahwa situs-situs itu punya kami. Pada awal website-website lain di tempatkan dalam folder-folder di Pendidikan.Net tetapi akhirnya manajemen-nya terlalu sulit untuk dilanjutkan dan tujuan-tujuan website membutuhkan website yang mempunyai identitas sendiri supaya lebih efektif.


Sejarah Pendidikan Network...

Telah menyelesaikan dua kali dinas bersama DEPDIKNAS dalam ranka (1) Language Technology Consultant and (2) School Development Consultant, yang jelas ada banyak pendidik dan kepala sekolah yang sangat peduli dan ingin meningkatkan kemampuannya dan profesionalisme. Juga banyak yang sudah melaksanakan sesuatu di sekolahnya yang boleh disebut hebat (sangat menguntungkan pelajarnya). Tetapi, masalahnya yang sangat merugikan negaranya yaitu pendidik-pendidik tidak memiliki sistem berkomunikasi yang efektif. Jadi pengalaman-pengalaman dan kemajuan di sekolah tertentu tidak disiaran dan tidak menguntungkan sekolah lain. Jadi saya merasa yang paling penting dulu yaitu membuat jaringan komunikasi - memberi kesempatan!

Homepage Sekolah Menengah (http://smun.net) merupakan homepage yang pertama yang diciptakan secara perorangan di tahun 1998. Pada akhir tahun 1998, setelah mencari lagi secara luas pada Internet segala sumber daya yang berhubungan dengan pendidikan di Indonesia, maka mulai jelaslah bahwa terdapat sedikit sekali informasi maupun materi yang bermanfaat bagi pendidik atau sekolah-sekolah di Indonesia. Amat banyak ditulis mengenai manfaat dan hebatnya Internet bagi pendidikan di Indonesia (Hype). Akan tetapi informasi yang sungguh bermanfaat bagi sekolah boleh dikata tidak ada di Internet. Dan yang lebih penting lagi, hampir tidak ada sama sekali kesempatan bagi para pendidik dan yang berminat terhadap pendidikan secara umum untuk berpartisipasi dan menyumbangkan tenaga bagi pengembangan pendidikan (via internet).

Di tanah air Indonesia, yang terdiri dari 17,000 pulau lebih, jalur komunikasi efektif dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan masih sulit. Pendidikan.Net telah terdaftar pada tahun 1999 karena dianggap sangat penting untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat secara umum untuk berpartisipasi melalui internet dalam pengembangan pendidikan secara adil dan merata. Pencipta Pendidikan.Net yang telah menyaksikan pengembangan yang cukup pesat di berbagai sekolah melalui proses self-empowerment (pemberdayaan diri), percaya bahwa mutu pendidikan di Indonesia dapat ditingkatkan dengan cepat dan secara signifikan bilamana sumber daya manusia dan sumber daya lainnya yang sudah terdapat di Indonesia dimanfaatkan penuh. Melalui di-desentralisasinya pendidikan dan program pelaksanaan School-Based Management atau SBM (yaitu, manajemen berbasis sekolah [MBS]) maka kesempatan untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia akan bertambah besar. Akan tetapi, semua ini hanya bisa efektif jika suara masyarakat pendidikan secara luas didengarkan dan kemandirian masyarakat secara luas pula dapat dicapai.


Kebanyakan situs yang ditambah sejak tahun 2003 diarahkan ke isu-isu terkait strategi-strategi mencapaikan pendidikan yang bermutu, dan membahas kebijakan-kebijakan yang kayaknya hanya mengulangkan strategi-strategi yang sudah lama kita menyaksikan gagal oleh karena kurang sesuai dengan kebutuhan dan keadaan nyata di lapangan (tidak berbasis-riset), maupun karena tingkat korupsi yang dapat menggagalkan kebijakan yang baik saja tidak diberantaskan.

Kami baru mendaftar domain ini (hari ini 15 Jan, 2012) dan kami sedang membangun direktori ini yang akan dilengkapi dengan informasi dan link-link ke semua situs kami, yang semoga akan memudahkan proses mencari informasi di Pendidikan Network (Mohon Sabar!).
Salam Pendidikan


SITUS-SITUS UNTUK INFORMASI DAN BERITA SPESIFIK

Pendidikan Made EasyPendidikan Made Easy : Kami sedang mengalami banyak masalah dengan perkembangan pendidikan di negara kita. Kelihatan-nya kebanyakan masalah adalah terkait dengan mutu manajemen pendidikan di negara kita yang selalu mencari solusi baru (solusi ajaib) dan tidak "secara konsisten" menghadapi masalah-masalah yang ada, yang paling penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu manajemen pendidikan kita (KemDikBud) gagal secara total mengatasi "Korupsi terjadi di semua tingkatan dari KemDikBud, dinas pendidikan, hingga sekolah" (ICW). Isu utama (selain korupsi) adalah banyak guru di lapangan belum tahu Metodologi Yang Terbaik (standar dunia), maupun lebih banyak kurang mengerti cara melaksanakan metodologi itu........


Seminar Teknologi InformatikaIlmu Teknologi Pendidikan : Kami memang sangat mendukung perkembangan teknologi di bidang pendidikan tetapi kami juga wajib untuk monitor perkembangan teknologi dan cara melaksanakan dari sisi keuntungan dan kemajuan mutu pendidikan secara rialistik dan holistik. Apakah retorika mengenai peran dan pentingnya teknologi pendidikan dalam kegiatan belajar / mengajar sesuai dengan kenyataan dan keadaan di Indonesia?"Ayo, Mengarah Ke Mutu Pembelajaran Yang Standar Dunia"

"Appropriate Technology" Adalah Solusinya, Bukan Pembelajaran Berbasis-ICT



Teknologi & PendidikanE-Pendidikan : Tanggung jawab sekolah yang besar dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa-siswi untuk menghadapi tantangan-tantangan yang sangat cepat perubahannya. Salah satu dari tantangan yang dihadapi oleh para siswa adalah menjadi pekerja yang bermutu. Kemampuan berbicara dalam bahasa asing, kemahiran komputer dan Internet, dan kemampuan menggunakan program-program seperti Microsoft merupakan tiga kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia (dan di seluruh dunia). Tetapi.....



Hobi-Hobi dan BisnisHobi-Hobi & Bisnis : Sesuatu yang aneh menurut saya adalah kalau bertanya banyak anak-anak sekolah apa hobinya, seringkali jawaban adalah seperti; makan, nonton, dengerkan musik, tidur, main Play Station, chatting, dll (kegiatan-kegiatan pasif). Padahal hobi-hobi kita dapat sangat meningkatkan pengetahuan, kemampuan oleh keterampilan, dan ilmu kita. Pada waktu saya sendiri usia 14 tahun hobi-hobi saya termasuk; elektronik, fotografi, kimia, penerbangan, dan berlayar. Dan pada waktu saya mencari pekerjaan pengetahuan dan pengalaman terkait topik-topik itu sangat membantu saya berhasil di lapangan kerja.



Sumber-Sumber TeknologiDatabase Teknologi : Audio-Visual Equipment, Computer Hardware, Computer Software, Internet Providers, IT & Computer Services, IT Jurnals/Education Info, IT Schools & Colleges, IT/ICT Job Vancacies, Language/Computer Labs, Learning Resources Sites, Opensource/Outsourcing, Printer Ink/Refill Services, Teaching Resources Sites, Technology Related, Teknologi dan Akuntansi, Virtual Communities, Web Hosting Services, Website Design Services, Website Teknologi Lain....


Kebijakan PendidikanKebijakan Pendidikan : Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menilai, secara umum kebijakan pendidikan sepanjang tahun 2011 masih trial and error serta hit and run. Tidak ada skema kebijakan yang matang untuk diterapkan. Ketua PB PGRI Sulistyo mengatakan, trial and error yang dimaksud adalah kebijakan pendidikan dijalankan tanpa didahului kajian teori yang mendalam dan tidak didukung oleh studi empiris tentang kelayakan dan tingkat akseptabilitasnya. Di pengujung 2011, kami menyongsong 2012 dengan tanpa gairah, dengan arah yang tak jelas. Seiring anggaran pendidikan yang meningkat, banyak program disusun tanpa subtansi dan berbasis mutu. Banyak kebijakan hanya bersifat coba-coba, kata Sulistyo saat memaparkan catatan pendidikan 2011 di Gedung PGRI, Jakarta, Rabu (28/12/2011).



Sekolah Bertaraf NasionalSekolah Bertaraf Nasional : "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak! Ref: Ambruk.Com. Pemerintah kita melakukan apa terhadap isu-isu ini? Mereka masih mengalokasikan dana yang sangat tidak cukup untuk meratakan standarnya sekolah-sekolah, maupun kurupsi di bidang pendidikan belum diberantaskan (jadi berapa % dari dananya yang sampai ke tujuannya?). Mereka juga membuat sekolah di kategori baru "Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional" (R/SBI). Solusi Seperti Apa Ini? - Keadilan???.



Pojok Ant-KorupsiPojok Anti-Korupsi : Mengapa kami membuat Website Anti-Korupsi? Yang pertama, kami ingin mendukung Pemerintah Indonesia dan Kebijakan (Policy) Anti-Korupsinya. Yang kedua, kami di Pendidikan Network sudah sangat sadar bahwa walapun kita berjuang keras di lapangan untuk meningkatkan mutu pendidikan kita akan terus gagal selama korupsi berjalan lancar. Sekarang banyak pihak termasuk pemerintah kita adalah panas mengenai isu moral dan karakter dan ingin menjalankan pendidikan karakter, tetapi anak-anak kita belajar moral dan karakter dari lingkungannya (kita), bukan dari pembelajaran di buku (atau di kelas) yang tidak sesuai dengan yang mereka melihat dengan mata sendiri setip hari. Hanya ada satu cara untuk menjaga moral dan karakter anak-anak kita, yaitu memperbaiki contohnya, memperbaiki generasi kita.


Pendidikan Agama Yang BermutuPendidikan Agama : "Sayang Kalau Di Negara Kita (Indonesia) Yang Paling Sering Sholat/Berdoa Di Dunia, Kita Terus Terkenal Sebagai Negara Yang Termasuk Yang Paling Korup (Tidak Benar) Di Dunia". Berarti kita mendapat ranking yang paling rendah dari 16 negara dalam isu-isu moral yang terpenting; kejujuran, tangungjawaban, kepedulian orang lain, kepedulian keadilan bangsa, maupun kepedulian negara kita. Sebenarnya Kita Belajar Moral dan Karakter Oleh Contoh-Contoh Dari Lingkungan-Lingkungan Kita, Bukan Dari Yang Di Ajarkan Dalam Kelas, Kan? Bagaiamana Keadaan Lingkungan-Lingkungan Kita? Kayaknya Pembelajaran Agama Gagal Mengatasi Korupsi Di Kementerian Agama Kan? Di lingkungan pendidikan bagaimana? "Korupsi terjadi di semua tingkatan dari KemDikNas, dinas pendidikan, hingga sekolah" - "Dinas pendidikan telah menjadi institusi paling korup dan menjadi isntitusi penyumbang koruptor pendidikan terbesar dibanding dengan institusi lainnya." ICW (2004-2009). Berarti Pendidikan Agama Betul Gagal Di Tingkat Manajemen Pendidikan Sampai Sekolah. Kayaknya Pendidikan Agama Di Negara Kita Gagal Total.... Mengapa?


Selamat Datang Di Pendidikan Network Indonesia


BERITA JARINGAN KITA

Pendidikan Bermutu

Pendidikan Kelas Dunia


Metodologi Bermutu

Metodologi Indonesia


Bertaraf Nasion'l

Sekolah Bertaraf Nasional Indonesia


Jantung Sekolah Anda?

Perpustakaan Sekolah


Pelajaran Berbasis-ICT?

Ilusi atau Solusi
Ilusi Atau Solusi


Situs-Situs Lain Kami

Sains.TV
TV Pendidikan
E-Pemerintah - Menuju E-Government
Mad Scientist
Pojok Siswa Pojok Guru
Pojok Kepsek Pojok TU


Pendidikan Luar Negeri


Enter University


Baca Berita Setiap Hari

Salah satu tujuan Pendidikan Network adalah membantu Pelajar dan Guru di Indonesia untuk mencari informasi mengenai Perkembangan Pendidikan. Kebiasaan Membaca adalah isu yang sangat penting dan Kami memasang berita baru di website ini dengan tujuan membantu tetapi itu sangat penting bahwa anda membaca berita secara luas setiap hari. Coba membaca beberapa artikel setiap hari:

Media Indonesia News and Views
Kompas.Com
Republika Online
Suara Pembaruan

Harian Komentar
detikNews Situs Warta Era Digital
Web.Bisnis.Com
TheJakartaPost.Com


Belajar Penerbangan

Pendidikan Penerbangan


E-MajalaH Online

E-MajalaH Online